Bekasi, 4 Mei 2026 – SMP Pelita Global Mandiri menggelar Gebyar Literasi dan Budaya Baca di Teater Pelita Global Mandiri. Acara tersebut diikuti oleh 90 siswa SMP, dewan guru, serta menghadirkan penulis dan pegiat literasi, Ibu Ernawati Lilys, S.Pd., sebagai narasumber seminar.
Acara ini diselenggarakan sebagai bentuk komitmen sekolah dalam menumbuhkan budaya literasi dan meningkatkan minat baca di kalangan siswa. Dengan mengusung semangat bahwa membaca merupakan bekal penting untuk meraih masa depan yang lebih baik, para peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh antusias.
Salah satu agenda utama adalah Lomba Pantun yang menjadi sarana bagi siswa untuk mengekspresikan kreativitas dan kemampuan berbahasa. Menariknya, karya-karya pantun terbaik hasil lomba akan dibukukan sebagai bentuk apresiasi terhadap karya siswa sekaligus menjadi dokumentasi literasi yang membanggakan bagi sekolah.
Selain itu, Pemilihan Duta Literasi Tahun 2026 turut memeriahkan rangkaian kegiatan. Pada kesempatan tersebut, Mikha Franscicilia Sirait, siswi kelas 7 Galileo, terpilih sebagai Duta Literasi Tahun 2026 dan diharapkan dapat menginspirasi teman-temannya untuk semakin mencintai budaya membaca.

Mikha Franscicilia Sirait, siswi kelas 7 Galileo, menerima apresiasi sebagai Duta Literasi SMP Pelita Global Mandiri Tahun 2026 dalam kegiatan Gebyar Literasi dan Budaya Baca di Teater Pelita Global Mandiri
Puncak acara diisi dengan seminar bertajuk “Membaca Membuka Dunia dan Kunci Sukses Masa Depan” yang disampaikan oleh Ibu Ernawati dalam paparannya, beliau mengajak para siswa untuk menjadikan membaca sebagai kebiasaan yang dapat memperluas wawasan, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, memperkaya pengetahuan, serta membuka berbagai peluang kesuksesan di masa depan. Seminar tersebut mendorong siswa untuk gemar membaca sebagai bekal masa depan.
Suasana semakin bermakna dengan pesan inspiratif yang disampaikan oleh Ms. Ima kepada seluruh peserta. Beliau mengingatkan bahwa budaya membaca tidak boleh dilakukan hanya karena tuntutan atau kewajiban semata.
“Jadikan membaca sebagai suatu kebutuhan, bukan suatu kewajiban,” ujar Ms. Ima.
Melalui acara ini, SMP Pelita Global Mandiri berharap dapat terus menanamkan kecintaan terhadap membaca serta membangun generasi yang berwawasan luas, berpikir kritis, dan memiliki karakter pembelajar sepanjang hayat.

Foto Para Pemenang Pantun di Acara Gebyar Literasi dan Budaya Baca 2026





