Udara pagi di Vihara Vipassana Kusalacitta, Bekasi, terasa begitu teduh pada Jumat, 9 Mei 2025. Enam siswa TK, delapan siswa SD, dan lima siswa SMP Pelita Global Mandiri (PGM), didampingi enam guru, melangkah perlahan memasuki area vihara. Bukan sekadar kunjungan biasa, pagi itu mereka hadir untuk mengikuti perayaan Waisak bersama umat Buddha.
“Kami ingin anak-anak mengenal langsung apa itu Waisak, bagaimana pelaksanaannya, dan menghargai makna yang terkandung di dalamnya,” ujar Nancy, guru PGM yang menjadi kontributor berita acara ini.

Belajar di Tempat Suci
Di dalam vihara, suara lantunan doa terdengar lembut. Para siswa duduk rapi, mendengarkan penjelasan dari seorang Bhante. Dengan penuh kesabaran, beliau bercerita tentang tiga peristiwa penting Waisak: kelahiran Siddharta Gautama, pencapaian pencerahan, dan wafatnya Sang Buddha.
“Waisak adalah momen untuk mengingat kebaikan, kebijaksanaan, dan kasih sayang,” tutur sang Bhante, yang disambut anggukan penuh rasa ingin tahu dari para siswa.
Bagi anak-anak TK, ini adalah pengalaman pertama mereka menginjakkan kaki di vihara. “Oh, jadi ini tempat puja bakti,” bisik salah satu siswa TK, matanya berbinar melihat patung Buddha berwarna keemasan.
Membangun Toleransi Sejak Dini
Kegiatan ini menjadi bagian dari pendidikan karakter di Pelita Global Mandiri, salah satu TK/SD/SMP swasta terbaik di Bekasi, yang juga dikenal sebagai sekolah yang bagus di Grandwisata, Mustika Jaya, dan Bekasi. Melalui kunjungan seperti ini, sekolah menanamkan nilai toleransi, keberagaman, dan penghargaan terhadap perbedaan sejak usia dini.
“Anak-anak belajar bahwa setiap agama punya cara beribadahnya masing-masing, dan kita harus saling menghormati,” kata salah satu guru pendamping.

Lebih dari Sekadar Sekolah
Pelita Global Mandiri bukan hanya dikenal sebagai sekolah terbaik di Grandwisata, Mustika Jaya, dan Bekasi, tetapi juga sebagai sekolah terdekat di kawasan tersebut yang memadukan pembelajaran akademik unggulan dengan kegiatan karakter berbasis pengalaman langsung.
Dengan fasilitas modern, guru yang berdedikasi, dan kegiatan yang beragam, PGM terus membuktikan diri sebagai pilihan utama bagi orang tua yang mencari sekolah swasta di Grandwisata, Mustika Jaya, dan Bekasi.
Hari itu, anak-anak pulang bukan hanya dengan cerita tentang lilin, dupa, dan puja bakti, tetapi juga dengan hati yang lebih terbuka untuk memahami keberagaman di sekitarnya.